3 Software Editing Foto yang Ringan dan Simple

Berbicara tentang software editing photo, kebanyakan orang akan langsung membayangkan Photoshop. Itu memang tidak salah, karena software keluaran Adobe ini sudah cukup terkenal. Hanya saja, perlu dicatat bahwasanya ada software lain yang bisa dijadikan alternatif saat mengedit foto. Setidaknya 3 software editing foto yang ringan dan simple di bawah inilah jawabannya.

  1. PixBuilder

Salah satu dari 3 software editing foto yang ringan dan simple adalah PixBuilder. Software ini adalah software gratis yang ukurannya hanya 3 MB saja. Namun, ukuran mini tersebut tidak sebaiknya Anda remehkan loh, karena nyatanya software ini memiliki beberapa fungsi yang kualitasnya sudah profesional. PixBuilder juga bisa berjalan di windows 7, 32 bit dan juga 64 bit, Windows XP dan Windows Vista.

Pixbuider-software untuk editing PIXPRO

 

Software ini sudah mendukung berbagai format seperti PBS, ICO, TGA, PSD, PCX, BMP, PNG, GIF dan JPEG.Software ini juga cocok bila digunakan sebagai media ketika belajar, karena di dalamnya sudah ada fitur editing dasar yang sangat mudah untuk dioperasikan. Seperti fitur untuk mengubah kontras foto dan fitur manipulasi. Dengan fitur kontras ini, Anda bisa mencerahkan atau bahkan meredupkan foto.

Kemudian untuk fitur manipulasi, Anda bisa menggunakannya untuk memanipulasi foto, gradient, menciptakan ilustrasi, modifikasi konsep dan lain-lain. Jika Anda sudah paham betul mengenai kedua fitur sederhana ini, Anda bisa lanjut belajar mengatur penajaman dan juga blur foto. Ini memang tidak mudah, tetapi, jika Anda gagal, Anda bisa menggunakan fasilitas multi step undo yang ada dalam software ini untuk mengembalikan gambar sebelumnya.

  1. Pixia

Konon Pixia merupakan software editing foto ringan yang berasal dari begeri sakura. Pixia ini fungsinya hampir sama dengan Paint, tetapi Pixia memiliki fitur yang lebih lengkap yang mampu mengakomodasi kebutuhan pemakainya. Karena ini termasuk software yang ringan, sudah pasti Pixia tidak membutuhkan spesifikasi yang besar untuk menjalankannya.

Pixia-software

Pixia sudah mendukung banyak format yang terdiri dari tif, WMF, TGA, PSD, PNG, JPEG, ICO dan BMP yang masih ditambah dengan fitur ekspor atau impor. Kemudian ada juga fitur kustomisasi brush yang bisa Anda gunakan untuk menciptakan suatu karya visual yang unik. Tidak lupa, Pixia juga sudah dibekali dengan fitur masker, filter, layer, plug in gratis serta beberapa fitur editing standar yang lainnya. Fitur-fitur standar itulah yang menjadi kelemahan Pixia juga.

Jadi, software ini kurang cocok jika Anda maksudkan untuk menghasilkan gambar yang membutuhkan banyak detail dan lebih rumit. Karena Pixia hanya cocok untuk Anda gunakan mengerjakan editing foto yang sederhana saja. Bagaimana dengan interface? Untuk sebuah aplikasi ringan, interface Pixia masih bisa diterima, sekalipun ini bisa kita nilai kurang menarik apalagi jika hendak dibandingkan dengan interface software serupa yang ada saat ini.

  1. GIMP

Anggota 3 software editing foto yang ringan dan simple yang terakhir dalam ulasan kali ini adalah GIMP. GIMP ini kepanjangannya adalah GNU Image Manipulation Program, jadi basisnya adalah raster. Meskipun pada awalnya software ini dikembangkan pada platform Unix, sekarang GIMP sudah bisa dijalankan di platform lain yang lebih umum seperti Linux, Windows atau Mac OS.

Gimp-software

Software ini termasuk software ringan, jadi kalaupun Anda menjalankannya di PC yang spesifikasinya rendah, Anda tetap bisa menggunakannya dengan lancar. Ada juga format converter dalam software ini sehingga Anda bisa lebih mudah bekerja dengan berbagai format. Hanya saja yang disayangkan adalah software ini efeknya masih kurang dibandingkan dengan Photoshop dan hanya bisa mendukung 8 bits tiap channel.